Rasa duka menyelimuti keluarga besar Universitas Sam
Ratulangi (UNSRAT). Salah satu guru besar yakni Prof Dr John Goni tutup
usia 72 tahun.
Guru besar Fakultas Ilmu Sosial dan Politik serta Program Studi (Prodi) Pengembangan Sumberdaya Pembangunan (PSP) Program Pacasarjana yang juga merupakan mantan Pembantu Rektor II ini meninggal pada hari Rabu 20 Juli kemarin pukul 12.45 di Rumah Sakit Prof RD Kandou.
Ungkapan belangsungkawa mengalir dari para pimpinan Unsrat dan mahasiswa yang disampaikan langsung Rektor Unsrat Prof Ellen Joan Kumaat saat melayat di rumah duka.
Menurut Kumaar, almarhum semasa hidupnya merupakan sosok yang berpegang prinsip disiplin untuk mengajari ilmu. Rektor Unsrat juga mengatakan bahwa Almarhum Prof Goni juga mempunyai banyak dedikasi di perguruan tinggi, antara lain engabdian sebagai mantan Pembantu Rektor Bidang Administrasi Umum dn Keuangan, Bidang Kemahasiswaan dan juga pernah menjadi Pembantu Rektor Bidang Program Studi Pengembangan Sumberdaya Pembangunan dan juga pernah menjadi Senator di Unsrat beberapa periode.
“Semua pengabdian itu memang beliau telah laksanakan. Dan tentunya Unsrat sangat berduka atas kepergian sosok bapak yang teladan terhadap dunia pendidikan serta didalam berkeluarga.” ungkap Kumaat penuh haru.
Ditambahkannya, almarhum bukan hanya meninggalkan pengabdian kerja, tapi almarhum juga meninggalkan jejaknya sebagai Guru Besar di Unsrat, dimana putri tertua dari Prof Goni juga mengabdikan diri sebagai Dosen di Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (Fisip) Unsrat.
“Almarhum bukan saja meninggalkan banyak pengabdian, tetapi beliau juga telah meninggalkan anak tertuanya Dr Shirley YVI Goni S.Sos, MSi. Dan saya berharap dirinya bisa menjadi Guru Besar,” kata Kumaat.
Selain itu, Kumaat berujar semoga sumbangsih, keteladanan dan keluhuran budi almarhum dapat menjadi contoh bagi generasi penerusnya, sehingga perkembangan keilmuan beliau menjadi berkelanjutan.
“Segenap Civitas Akademika Unsrat mengucapkan rasa belasungkawa yang sedalam-dalamnya, semoga almarhum Prof Goni dan segala amal ibadahnya diterima di sisi Tuhan Yang Maha Kuasa. Dan bagi keluarga yang di tinggalkan diberikan ketabahan dan kesabaran,” tuturnya lagi.
Almarhum yang semasa hidupnya biasa disapa Prof Goni akan dimakamkan pada Sabtu 23 Juli 2016 pukul 11:00 Wita. (leriandokambey)
Guru besar Fakultas Ilmu Sosial dan Politik serta Program Studi (Prodi) Pengembangan Sumberdaya Pembangunan (PSP) Program Pacasarjana yang juga merupakan mantan Pembantu Rektor II ini meninggal pada hari Rabu 20 Juli kemarin pukul 12.45 di Rumah Sakit Prof RD Kandou.
Ungkapan belangsungkawa mengalir dari para pimpinan Unsrat dan mahasiswa yang disampaikan langsung Rektor Unsrat Prof Ellen Joan Kumaat saat melayat di rumah duka.
Menurut Kumaar, almarhum semasa hidupnya merupakan sosok yang berpegang prinsip disiplin untuk mengajari ilmu. Rektor Unsrat juga mengatakan bahwa Almarhum Prof Goni juga mempunyai banyak dedikasi di perguruan tinggi, antara lain engabdian sebagai mantan Pembantu Rektor Bidang Administrasi Umum dn Keuangan, Bidang Kemahasiswaan dan juga pernah menjadi Pembantu Rektor Bidang Program Studi Pengembangan Sumberdaya Pembangunan dan juga pernah menjadi Senator di Unsrat beberapa periode.
“Semua pengabdian itu memang beliau telah laksanakan. Dan tentunya Unsrat sangat berduka atas kepergian sosok bapak yang teladan terhadap dunia pendidikan serta didalam berkeluarga.” ungkap Kumaat penuh haru.
Ditambahkannya, almarhum bukan hanya meninggalkan pengabdian kerja, tapi almarhum juga meninggalkan jejaknya sebagai Guru Besar di Unsrat, dimana putri tertua dari Prof Goni juga mengabdikan diri sebagai Dosen di Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (Fisip) Unsrat.
“Almarhum bukan saja meninggalkan banyak pengabdian, tetapi beliau juga telah meninggalkan anak tertuanya Dr Shirley YVI Goni S.Sos, MSi. Dan saya berharap dirinya bisa menjadi Guru Besar,” kata Kumaat.
Selain itu, Kumaat berujar semoga sumbangsih, keteladanan dan keluhuran budi almarhum dapat menjadi contoh bagi generasi penerusnya, sehingga perkembangan keilmuan beliau menjadi berkelanjutan.
“Segenap Civitas Akademika Unsrat mengucapkan rasa belasungkawa yang sedalam-dalamnya, semoga almarhum Prof Goni dan segala amal ibadahnya diterima di sisi Tuhan Yang Maha Kuasa. Dan bagi keluarga yang di tinggalkan diberikan ketabahan dan kesabaran,” tuturnya lagi.
Almarhum yang semasa hidupnya biasa disapa Prof Goni akan dimakamkan pada Sabtu 23 Juli 2016 pukul 11:00 Wita. (leriandokambey)